Oleh: tcsemeru | September 8, 2008

Minyak Tanah Mahal, Warga Gunakan Kayu Bakar

Sudah jatuh ketimpa tangga. Itulah peribahasa yang relevan dengan kondisi warga saat ini. Selain harus menanggung biaya kenaikan atas Bahan Bakar Minyak (BBM), ternyata warga juga harus antre berjam-jam untuk sekedar mendapatkan 1 liter minyak tanah. Akibatnya masyarakat dibuat bingung dan stres dengan terjadinya kelangkaan minyak tanah (Mitan) di sekitar Lumajang, Jawa Timur belakangan ini. Belum lagi harga  yang sangat tinggi dari harga yang dipatok pemerintah, padahal minyak tanah untuk masyarakat bersubsidi. Tapi kenyataanya dipangkalan minyak tanah, harga mencapai 2 kali lipat dari harga yang dipatok pemerintah akibat kelangkaan tersebut.

Akibat kenaikan harga minyak tanah tersebut, warga Dusun Kebonan, Desa Kertosari, Kecamatan Pasrujambe, Lumajang, memilih menggunakan kayu bakar untuk memasak.

“Untuk keperluan memasak sehari-hari, saya menggunakan kayu bakar dari kebun.” Kata Ibu Lilik (45).

Ia menambahkan, bagi masyarakat pedesaan kayu bakar menjadi pilihan yang murah dibanding  menggunakan minyak tanah.  Menurut Ibu Lilik, penggunaan 1 liter minyak tanah hanya untuk 2 hari.

“Saya jarang menggunakan minyak tanah.” akunya pada kontributor suarakomunitas.

Ibu Lilik, satu dari puluhan ibu-ibu lain di Lumajang yang terpaksa melakukan penghematan penggunaan BBM, akibat kelangkaan BBM dan ketersediaan uang untuk membelinya. Jika semua orang memiliki kesadaran yang sama melakukan penghematan, mungkin BBM di Indonesia tidak pernah naik (…mimpi kali yeee…). -Rakom tcsemeru fm-


Responses

  1. Sabar-sabar semua ada solusinya,

    Ayo anak muda “tele-center semeru” carikan informasi alternatif BBM buat warga kita lewat internet yang sudah didepan mata, kalo udah ketemu coba diterapkan & dimanfaatkan, internet jangan buat chating doank….OK

    Salam Semangat.

  2. Gunakan sampah organik dan kotoran sapi untuk memperoleh biogas. Coba kontak LIPI atau BPPT, mereka mempunyai teknologinya. Ini bisa untuk masak seperti menggunakan elpiji.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: