Oleh: tcsemeru | September 24, 2008

Dimanakah kau pupuk?

Belum lagi hama tikus teratasi kelangkaan pupuk bersubsidi khususnya jenis urea kini menyulitkan petani Desa Kertosari untuk bercocok tanam. Sehingga saling berebut pupuk bersubsidi di kios resmi kini sering mewarnai kalangan petani, bahkan saling berseteru antar saudarpun terjadi.

Masalah ini membuat para petani hampir putus asa untuk bercocok tanam, karna kelangkaan pupuk menyebabkan tanaman telat pemupukan sehingga tanaman kurang subur, belum lagi menhadapi serangan tikus, yang membuat hasil panen anjlok juga harga gabah yang turun, sehingga lengkaplah sudah penderitaan petani. Bagaimana meningkatkan taraf hidup jadi lebih baik kalo setiap kali selalu di hadapkan pada persoalan yang klasik seperti ini.

Para petanipun seringkali mempertanyakan kinerja pemerintah mulai tingkatan bawah sampai atas, mana keberpihakan mereka pada rakyat miskin?

Saat masalah kelangkaan pupuk ini di konfirmasikan pada distributor, mereka mengatakan bahwa memang untuk saat ini pasokan pupuk ke kios-kios resmi di kurangi menunggu RDKK ( Rencana Definitif Kegiatan Kelompok ) yang di koordinir oleh kelompok tani masuk ke distributor sehubungan akan di berlakukannya distribusi pupuk pola tertutup yang di canangkan tahun 2009.

Petani tidak tahu harus mengadu pada siapa dilema ini, di satu sisi mereka harus menghidupi keluarga mereka, sedangkan di sisi lain kalo tetap bercocok tanam kerugian sudah tampak di depan mata, akankah mengadu pada rumput yang bergoyang? apa yang harus mereka lakukan? apa dari pembaca ada yang punya solusi?. (Mia)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: