Oleh: tcsemeru | November 1, 2009

Indahnya Tarian Kuda Kencak

 Kuda itu berjoget tiada henti, dengan mengangguk-nganggukkan kepalanya dan menggoyang-goyangkan pinggulnya mengikuti irama gamelan, dia kelihatan sangat seksi, tak pelak lagi tawa penonton yang memadati arena begitu membahana demi melihat antraksi kuda kencak atau istilah jawanya jaran kencak itu.

 

Di lumajang terdapat sebuah kesenian yang sangat digemari oleh anak-anak bahkan juga oleh orang tua . yaitu kesenian kuda kencak, biasanya kalau ada warga yang menghitankan anaknya mereka mendatangkan kuda kencak sebagai hiburannya. begitu juga dengan tetanggaku sebut saja namanya Husein (35), dia menghitankan anaknya Yoga (8) yang baru kelas 4 SD dan, yoga mengajukan persyaratan dirinya mau dikhitan bila di tanggapkan atau didatangkan kuda kencak dan reog, maka jadilah hari itu husein mendatangkan reog
dan kuda kencak saat menghitankan yoga.
Pertunjukan kuda kencak itu di awali dengan ritual yang dinamakan Ludrukan atau sambutan pembukaan yang dilakukan oleh si pemilik Paguyuban kuda kencak, kebetulan pemilik Paguyuban kuda kencak itu adalah tetanggaku sendiri yang bernama Suker (40), kuda kencak itu di dandani seperti halnya kudanya raja jaman dahulu, indah sekali begitu juga dengan anak yang akan menungganginya didandani layaknya pangeran, Ludrukan itu dimulai dengan ditiupnya seruling yang memang khusus dibuat untuk gamelannya kuda kencak, suaranyapun khas sekali.sambutan ini ditembangkan atau dilagukan seperti halnya tembang-tembang jawa biasanya. setelah itu anak-anak penunggang kuda kencak di naikkan keatas pelana kudanya maasing-masing. terhitung ada 6 kuda dan enam penunggang di antraksi itu, pawang kuda mulai membaca mantra, dan…. aneh kuda itu menari-nari mengikuti irama gamelan yang di tabuh oleh para kru, istilah jawanya kuda itu mulai
kencak, karena itulah di namakan kuda kencak. kuda itupun menari dengan cara manggut-manggut dan menggoyangkan pinggulnya, sangat bagus sekali tariannya dan terkesan seksi, anak penunggang kuda kencak itupun turut manggut-manggut mengikuti tarian si kuda kencak. setelah itu kuda  kencak itupun di arak kerumah saudara dan teman yang sudah di tunjuk oleh tuan rumah.

 Di antara antraksi kuda-kuda kemcak itu yang paling menggelikan adalah antraksinya sianak kuda yang dalam bahasa jawanya dinamakan Beluk ……., kuda kecil ini turut di dandani dan juga turut menari,dan yang menarik yang menungganginya bukan anak tapi seekor monyet yang juga di dandani, siapapun yang melihat ulah si Beluk ini pasti akan tertawa-tawa karena kelucuannya.

kesenian tradisonal seperti kuda kencak ini sekarang hampir jarang ditemui, maka tugas kitalah untuk melestarikannya, semoga tetap lestari setidak-tidaknya di desaku ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: